Peringati Hari Lingkungan Hidup, PELNI Perkuat Komitmen Keberlanjutan melalui Penghijauan dan Daur Ulang Limbah

- Pewarta

Tuesday, 9 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) memperkuat komitmen keberlanjutan perusahaan melalui berbagai inisiatif pelestarian lingkungan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia (_World Environment Day_) yang diperingati setiap tanggal 5 Juni. Kegiatan tersebut diwujudkan melalui program penghijauan di sejumlah wilayah operasional perusahaan serta pengelolaan limbah operasional berbasis prinsip ekonomi sirkular.

Program penghijauan dilaksanakan di sejumlah wilayah operasional PELNI, diantaranya Ternate, Sampit, Parepare, dan Bima, dengan total lebih dari 200 bibit pohon yang dialokasikan untuk ditanam. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan mendukung pelestarian lingkungan dan mitigasi dampak perubahan iklim melalui peningkatan ruang terbuka hijau di sekitar wilayah operasional.

Selain penghijauan, PELNI juga menjalankan inisiatif pengelolaan limbah melalui daur ulang _life jacket_ yang telah habis masa pakainya menjadi produk tas dan sepatu ramah lingkungan. Program ini merupakan bentuk penerapan prinsip ekonomi sirkular yang tidak hanya mengurangi limbah operasional, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat melalui penciptaan produk yang memiliki manfaat ekonomi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui program tersebut, setiap produk yang dihasilkan terdiri atas sekitar 71 persen material hasil pemanfaatan limbah _life jacket_. Khusus untuk sepasang sepatu daur ulang, produk tersebut mampu memanfaatkan 227 gram material bekas, mencegah emisi karbon hingga 5,244 kilogram CO2-eq, serta menghemat penggunaan air hingga 755,56 liter dibandingkan proses produksi konvensional.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PELNI Anik Hidayati mengatakan bahwa program ini juga memberikan dampak sosial bagi masyarakat. Keluarga pengrajin turut memperoleh manfaat ekonomi dari proses pengolahan limbah tersebut, dimana 44 persen pengrajin yang terlibat merupakan perempuan yang terdiri dari ibu rumah tangga dan anggota PKK. Dengan demikian, program ini tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga mendorong pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

“Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor transportasi laut, PELNI menyadari pentingnya menjaga keseimbangan antara kegiatan operasional dan pelestarian lingkungan. Karena itu, kami terus mendorong berbagai inisiatif keberlanjutan, mulai dari penghijauan hingga pengelolaan limbah yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus menciptakan nilai sosial dan ekonomi bagi masyarakat,” ujar Anik.

Pelaksanaan program penghijauan yang telah dilakukan juga berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) di masing-masing daerah. Melalui sinergi tersebut, Anik menambahkan bahwa PELNI bersama DLH mendorong upaya pelestarian lingkungan yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kualitas lingkungan di wilayah sekitar operasional perusahaan.

“Keberlanjutan bukan hanya menjadi komitmen perusahaan, tetapi juga bagian dari tanggung jawab kami kepada generasi mendatang. Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, kami akan terus menghadirkan program-program yang memberikan dampak positif bagi lingkungan, masyarakat, dan pembangunan nasional secara berkelanjutan,” tambah Anik.

Melalui berbagai kegiatan ini, PELNI berharap dapat memberikan manfaat ekologis yang berkelanjutan, mengurangi dampak limbah operasional, meningkatkan kualitas lingkungan di sekitar wilayah operasional perusahaan, serta mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga dan melestarikan lingkungan hidup. (ire djafar)

 

Berita Terkait

Safety Forum Jadi Momentum TPK Teluk Lamong Perkuat Budaya K3 Demi Operasional yang Andal
Program Diskon Tarif Transportasi Dongkrak Mobilitas, Kapal PELNI Layani 677 Ribu Penumpang Selama Libur Sekolah
Pelindo Dorong Tarif Jasa Pemanduan dan Penundaan yang Transparan dan Berkelanjutan
Pushidrosal Perkuat Sinergi dengan Kemendiktisaintek, Dorong Riset Kelautan Nasional
PT Termimal Teluk Lamong Group Catat Pertumbuhan 13,3 % pada Semester l 2026, Perkuat Konektivitas Maritim dan Transformasi Digital
Pelindo Regional 2 Tanjung Priok dan Sunda Kelapa Gelar Doa Bersama serta Santunan Anak Yatim
Pelindo Regional 2 Salurkan Santunan kepada 300 Anak Yatim, Perkuat Kepedulian Sosial di Lingkungan Pelabuhan
Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Berita Terkait

Thursday, 23 July 2026 - 15:29 WIB

Safety Forum Jadi Momentum TPK Teluk Lamong Perkuat Budaya K3 Demi Operasional yang Andal

Thursday, 23 July 2026 - 14:24 WIB

Program Diskon Tarif Transportasi Dongkrak Mobilitas, Kapal PELNI Layani 677 Ribu Penumpang Selama Libur Sekolah

Thursday, 23 July 2026 - 14:16 WIB

Pelindo Dorong Tarif Jasa Pemanduan dan Penundaan yang Transparan dan Berkelanjutan

Thursday, 23 July 2026 - 09:13 WIB

Pushidrosal Perkuat Sinergi dengan Kemendiktisaintek, Dorong Riset Kelautan Nasional

Wednesday, 22 July 2026 - 12:47 WIB

PT Termimal Teluk Lamong Group Catat Pertumbuhan 13,3 % pada Semester l 2026, Perkuat Konektivitas Maritim dan Transformasi Digital

Berita Terbaru