Serahkan Mesin Conveyor Belt, TJSL PELNI Dukung Pengolahan Limbah Kerang Hijau Warga Cilincing

- Pewarta

Thursday, 27 February 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia — PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) memberikan bantuan mesin conveyor belt kepada Kelompok Cangkring (Cangkang Kering) Kalibaru Timur, Cilincing, Jakarta Utara pada Kamis (27/02). Penyerahan bantuan mesin ini bertujuan untuk mendukung pengelolaan limbah kerang hijau secara efektif sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Vice President Treasury dan TJSL PELNI Fauziah Ferryna, Deputi II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS RI Dr. Imdadun Rahmat, Direktur Pengumpulan Badan BAZNAS RI Faisal Qosim, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Utara, Pimpinan Bidang IV BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, Komunitas Cangkang Kering dan sejumlah tokoh masyarakat di Kalibaru. Program ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara PELNI dan mitra strategis dalam menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.

Vice President Treasury dan TJSL PELNI Fauziah Ferryna, menyampaikan kegiatan ini merupakan wujud komitmen PELNI untuk memberdayakan masyarakat dan menjaga lingkungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penyerahan mesin conveyor belt ini bukan sekadar bantuan alat, tetapi juga simbol komitmen kami untuk memberdayakan masyarakat dan melestarikan lingkungan,” ujar Fauziah.

Bantuan mesin conveyor belt ini dirancang khusus untuk membantu proses pengangkutan cangkang kerang hijau yang telah dibersihkan secara alami di laut. Dengan adanya mesin ini, Kelompok Cangkring Kalibaru Timur dapat meningkatkan efisiensi kerja mereka dalam mengolah limbah tersebut sekaligus mengurangi dampak negatif terhadap ekosistem pesisir.

“Dengan kerja sama yang baik bersama Kelompok Cangkring Kalibaru Timur dan dukungan dari BAZNAS, kami berharap program ini dapat menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk turut berkontribusi dalam menjaga kebersihan laut dan pesisir,” tambah Fauziah.

Selain penyerahan alat, PELNI juga melengkapi program ini dengan pelatihan intensif dan pendampingan berkelanjutan. Pelatihan tersebut mencakup cara pengoperasian mesin, teknik perawatan serta strategi pengelolaan limbah yang ramah lingkungan.

Pendampingan ini bertujuan untuk memastikan bahwa kelompok masyarakat tidak hanya menerima bantuan fisik, tetapi juga mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang dapat mereka manfaatkan dalam jangka panjang.

Dengan adanya sinergi antara perusahaan, komunitas, dan masyarakat, diharapkan program ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan perekonomian masyarakat.

PELNI berkomitmen untuk terus menjalankan program-program TJSL yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar, serta menjadi contoh perusahaan yang bertanggung jawab dalam menjaga kelestarian alam dan mendukung pembangunan berkelanjutan.

Seluruh Program TJSL PELNI mengacu pada pilar SDG’s atau Sustainable Development Goals yang dicanangkan oleh Perserikatan Bangsa Bangsa dan telah diadopsi oleh Kementerian BUMN ke dalam Program TJSL di seluruh perusahaan BUMN. Selain sosial, pilar TJSL PELNI disusun atas pilar ekonomi, lingkungan, dan tata kelola hukum. (ire djafar)

Berita Terkait

Mahasiswa Poltrada Bali Dalami Industri Logistik Otomotif Lewat Kunjungan ke IPCC
Program Diskon Transportasi PELNI Disambut Antusias, Kuota Terserap 96 Persen
Kejati Bangka Belitung dan Pelindo Regional 2 Perkuat Sinergi Penanganan Hukum
PELNI Perluas Jangkauan Layanan Keagenan Kapal hingga Malaysia
Jaga Konektivitas di Wilayah 3TP, Kemenhub Pastikan Angkutan Perintis Tetap Berjalan
Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Gelar Program Pelindo Sehat 2026, Berikan Pemeriksaan TBC Gratis dan Santunan Anak Yatim di Kalibaru
Dari Ruang Kelas ke Pelabuhan, GIBEI FEB UNJ Selami Bisnis Logistik Otomotif Lewat Kunjungan Industri ke IPCC
Pelindo Regional 2 Banten Peduli Lingkungan Laut: Gelar Program TJSL, Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar

Berita Terkait

Tuesday, 21 July 2026 - 12:38 WIB

Mahasiswa Poltrada Bali Dalami Industri Logistik Otomotif Lewat Kunjungan ke IPCC

Tuesday, 21 July 2026 - 08:04 WIB

Program Diskon Transportasi PELNI Disambut Antusias, Kuota Terserap 96 Persen

Monday, 20 July 2026 - 23:17 WIB

Kejati Bangka Belitung dan Pelindo Regional 2 Perkuat Sinergi Penanganan Hukum

Monday, 20 July 2026 - 16:46 WIB

PELNI Perluas Jangkauan Layanan Keagenan Kapal hingga Malaysia

Sunday, 19 July 2026 - 23:24 WIB

Jaga Konektivitas di Wilayah 3TP, Kemenhub Pastikan Angkutan Perintis Tetap Berjalan

Berita Terbaru