Supply Chain Jadi Kompetensi Unggulan di Teknik Industri Universitas Widyatama

- Pewarta

Monday, 28 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maket Gudang Hasil Perancangan Mahasiswa Teknik Industri Dipamerkan pada Open House Universitas Widyatama (24/7).

Maket Gudang Hasil Perancangan Mahasiswa Teknik Industri Dipamerkan pada Open House Universitas Widyatama (24/7).

Maritim Indonesia – Founder & CEO Supply Chain Indonesia (SCI) Setijadi mengapresiasi Universitas Widyatama yang membangun kompetensi keahlian Supply Chain Management (SCM) sebagai salah satu kompetensi unggulan di Program Studi Teknik Industri Universitas Widyatama (Prodi TI Utama), di samping kompetensi keahlian Sistem Manufaktur.

Kemampuan untuk mengelola dan mengintegrasikan rantai pasokan secara efektif tidak hanya dibutuhkan untuk meningkatkan daya saing dan profitabilitas perusahaan, tetapi juga berdampak positif pada industri dan ekonomi nasional.

Kompetensi itu sangat diperlukan dalam penanganan biaya logistik Indonesia yang tinggi. Berdasarkan data Kementerian PPN/Bappenas, biaya logistik nasional (domestik) Indonesia sebesar 14,1 persen dan biaya logistik ekspor mencapai 8,98 persen terhadap harga barang. Selain itu, Logistics Performance Index (LPI) Indonesia pada 2023 pada peringkat 63 dari 139 negara atau turun 17 peringkat dibandingkan tahun 2018.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada kesempatan terpisah, Kepala Lab. SCM TI UTama, Verani Hartati, mengatakan pengembangan kompetensi dalam bidang logistik dan SCM dilakukan untuk mempersiapkan SDM yang handal dalam mendukung kinerja logistik dalam pengelolaan rantai pasok perusahaan.

Prodi TI UTama yang terakreditasi A itu terus membangun kompetensi lulusan dalam bidang logistik dan SCM yang sangat dibutuhkan industri. Peluang kerjanya sangat luas karena logistik dan SCM itu ada di semua sektor, seperti industri pengolahan makanan-minuman, kimia & farmasi, tekstil & pakaian, elektronika, otomotif, dan sebagainya.

Bahkan lulusan dengan kompetensi itu juga dibutuhkan oleh sektor perdagangan, pertanian & perkebunan, minyak & gas, pertambangan, dan lain-lain.

Di samping dibekali dengan berbagai mata kuliah seperti logistik/SCM, Manajemen Persediaan dan Pergudangan, Manajemen Pengadaan, Manajemen Transportasi dan Distribusi, Logistik Pangan, Logistik Global, dan Green Logistics, mahasiswa juga diberikan keahlian teknis dengan berbagai tools yang aplikatif.

Sebagai salah satu buktinya, mahasiswa Prodi TI UTama mampu merancang sistem pergudangan yang hasilnya ditampilkan dalam Open House Universitas Widyatama (24/7).

Sementara itu, Direktur Marketing Universitas Widyatama, Muchammad Fauzi menjelaskan Universitas Widyatama membuka Program Diploma III, Program Sarjana/Sarjana Terapan, Program Pasca Sarjana, dan Program Doktoral, yang ditawarkan dalam 22 program studi.

Universitas Widyatama mendapatkan Akreditasi Unggul yang merupakan peringkat akreditasi tertinggi perguruan tinggi atau program studi yang memenuhi kriteria akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Universitas Widyatama mengusung motto “Friendly Campus for Future Business Pro” dengan lingkungan kampus yang ramah dan bersahabat untuk para mahasiswa yang akan menjadi profesional bisnis di masa depan. (ire djafar)

Berita Terkait

TPK Koja Perkuat Tata Kelola Perusahaan melalui Perpanjangan Nota Kesepahaman dengan Kejaksaan Negeri Jakarta Utara
TPK Koja Raih Dua Penghargaan Gold pada TJSL & CSR Award 2026
Town Hall Meeting 2026, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Perkuat Sinergi Menuju Pertumbuhan Berkelanjutan
Pelabuhan Patimban Layani Kapal Peti Kemas Besar Kelas Panamax untuk Pertama Kalinya
Perkuat Ekosistem Logistik, Pelindo Regional 2 Banten dan APBMI Banten Sepakati Kerja Sama Bongkar Muat di Pelabuhan Ciwandan
Pelindo Bengkulu Catat Pertumbuhan Arus Barang 35,6 Persen, Perkuat Peran Pelabuhan bagi Perekonomian Daerah
IPCM Sukses Layani Sandar Perdana Kapal Berukuran Panamax di Pelabuhan Patimban”
Menhub Pastikan Seluruh Hak Korban dan Keluarga Korban KMP Mutiara Sentosa II Terpenuhi

Berita Terkait

Friday, 7 August 2026 - 14:20 WIB

TPK Koja Perkuat Tata Kelola Perusahaan melalui Perpanjangan Nota Kesepahaman dengan Kejaksaan Negeri Jakarta Utara

Friday, 7 August 2026 - 14:10 WIB

TPK Koja Raih Dua Penghargaan Gold pada TJSL & CSR Award 2026

Wednesday, 5 August 2026 - 06:14 WIB

Town Hall Meeting 2026, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Perkuat Sinergi Menuju Pertumbuhan Berkelanjutan

Tuesday, 4 August 2026 - 17:02 WIB

Pelabuhan Patimban Layani Kapal Peti Kemas Besar Kelas Panamax untuk Pertama Kalinya

Tuesday, 4 August 2026 - 16:41 WIB

Perkuat Ekosistem Logistik, Pelindo Regional 2 Banten dan APBMI Banten Sepakati Kerja Sama Bongkar Muat di Pelabuhan Ciwandan

Berita Terbaru