Tingkatkan Safety Awarenes, Pelindo Jasa Maritim dan Pengguna Jasa Bersinergi Wujudkan K3 di Pelabuhan

- Pewarta

Friday, 10 May 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia — PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) yang merupakan salah satu subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero), menggelar sosialisasi dalam rangka meningkatkan safety awareness bersama para pengguna jasa. Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan May Day 2024 untuk mewujudkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Pelabuhan.

Visi SPJM sebagai pemimpin jasa kemaritiman yang terintegrasi dan berkelas dunia dengan menjadi Service and Operational Provider, terus diwujudkan dengan peningkatan kualitas layanan secara konsisten ke seluruh stakeholder.

Aspek safety and environment adalah hal utama yang menjadi landasan layanan jasa yang diberikan oleh SPJM pada Business Stream SPJM antara lain marine (pelayanan kapal), equipment (perawatan peralatan), dan port services (jasa utilitas dan lainnya seperti listrik, air, dan pengelolaan limbah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu upaya bentuk komitmen SPJM dalam membangun budaya keselamatan kerja adalah menggelar kegiatan Workshop Safety and Environment dengan tema Cultivating Marine Safety Awareness. Program ini sendiri merupakan 1 dari 13 Program Strategis TJSL yang diprioritaskan pada bidang Pendidikan dan Kesehatan. Kegiatan ini dilakukan dalam rangkaian Hari May Day 2024.

Direktur Operasi dan Teknik PT Pelindo Jasa Maritim, Edward DP Napitupulu, dalam sambutannya di pembukaan acara mengatakan, “Kegiatan ini menyasar para agen pelayaran dan Perusahaan pelayaran yang telah bermitra dan berkontribusi di wilayah kerja Pelindo Group terkhusus mitra Stakeholder PT Pelindo Jasa Maritim guna mendukung terwujudnya implementasi K3 secara menyeluruh di pelabuhan, khususnya layanan marine.”

Sebanyak 35 agen kapal dan Perusahaan pelayaran yang merupakan pengguna jasa SPJM mengikuti workshop ini. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat menjadi upaya mitigasi dalam mencegah terjadinya kecelakaan kerja di pelabuhan.

Penyebab Kecelakan Kerja dapat disebabkan oleh berbagai faktor, baik faktor eksternal antara lain kondisi alam, kapal, dan lainnya, serta faktor internal yang mencakup SDM Pandu, sarana dan prasarana, dan lainnya. Sehingga perlu adanya peningkatan kesadaran bersama dari semua pihak. terhadap pentingnya Keselamatan dan kesehatan kerja.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Selatan, Giawan Lussa dan SVP (Senior Vice President) K3L dan Manajemen Mutu SPJM, Moh. Subiyan.

Giawan menyampaikan materi untuk upaya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja oleh Manajemen dengan menerapkan Sistem Manajemen K3 sesuai Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2012. Selain itu melalui pekerja atau buruh antara lain mengetahui potensi bahaya, mengetahui cara pengendaliannya, mematuhi tata tertib dan SOP (Standard Operating Procedure), serta beristirahat yang cukup.

Sementara Subiyan menjelaskan tentang potensi risiko kecelakaan kerja yang bisa terjadi pada layanan ,arine service, dan upaya mitigasi yang dilakukan oleh SPJM dalam rangka mencegah terjadi kecelakaan kerja serta gugus koordinasi jika terjadi keadaan darurat.

Menurut Subiyan, ada 4 langkah untuk mencegah risiko, yaitu menerapkan prosedur K3 di tempat kerja dan memakai APD yang tepat, menyediakan pelatihan dan pembekalan yang memadai bagi pekerja, memelihara peralatan dengan baik, serta memantau kondisi cuaca dan lingkungan laut.

“Kita ingin meningkatkan kesadaran setiap pihak yang terkait untuk berkontribusi bersama menjaga penerapan K3 demi terciptanya layanan yang sehat dan selamat, “Kata Edward menutup sambutannya.

(ire djafar)

 

Berita Terkait

Perkuat Kolaborasi Penanganan Masalah Hukum, Pelindo Regional 2 Banten dan Kejaksaan Negeri Cilegon Perpanjang Nota Kesepahaman
Perkuat Budaya Keselamatan, Kemenhub Gencarkan Kampanye Keselamatan Pelayaran di Cilacap
Tangguh Hadapi Dinamika Global, Integrated Auto Solutions Dongkrak Kinerja Keuangan IPCC Semester I 2026
12 Penumpang Speedboat SB. Mister Un Berhasil Dievakuasi dengan Selamat
KPK Supervisi Tata Kelola BBM PELNI, Perkuat Transparansi dan Pencegahan Korupsi
Pelindo Regional 2 Banten Catat Tren Pertumbuhan Operasional yang Positif pada Semester I 2026
Hari Anak Nasional, PELNI Hadirkan Edukasi Maritim Melalui Lomba Menggambar dan Mewarnai
Safety Forum Jadi Momentum TPK Teluk Lamong Perkuat Budaya K3 Demi Operasional yang Andal
Tag :

Berita Terkait

Monday, 27 July 2026 - 12:55 WIB

Perkuat Kolaborasi Penanganan Masalah Hukum, Pelindo Regional 2 Banten dan Kejaksaan Negeri Cilegon Perpanjang Nota Kesepahaman

Monday, 27 July 2026 - 12:26 WIB

Perkuat Budaya Keselamatan, Kemenhub Gencarkan Kampanye Keselamatan Pelayaran di Cilacap

Monday, 27 July 2026 - 10:02 WIB

Tangguh Hadapi Dinamika Global, Integrated Auto Solutions Dongkrak Kinerja Keuangan IPCC Semester I 2026

Saturday, 25 July 2026 - 20:12 WIB

12 Penumpang Speedboat SB. Mister Un Berhasil Dievakuasi dengan Selamat

Saturday, 25 July 2026 - 17:37 WIB

KPK Supervisi Tata Kelola BBM PELNI, Perkuat Transparansi dan Pencegahan Korupsi

Berita Terbaru