IPC Terminal Petikemas Dukung TNI AL Gagalkan Pengiriman Arang Bakau Ilegal di Pelabuhan Tanjung Priok

- Pewarta

Tuesday, 3 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konferensi Pers diselenggarakan di halaman Gudang CDC Banda, Pelabuhan Tanjung Priok.

Konferensi Pers diselenggarakan di halaman Gudang CDC Banda, Pelabuhan Tanjung Priok.

Maritim Indonesia – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menegaskan komitmennya dalam mendukung upaya penegakan hukum dan perlindungan lingkungan hidup melalui sinergi dengan Komando Armada Republik Indonesia Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Koarmada RI Kodaeral III) dalam pengungkapan kasus pengiriman arang bakau tanpa dokumen resmi di Pelabuhan Tanjung Priok.

Pengawasan dilakukan terhadap dua boks petikemas berukuran 40 feet yang tiba di Dermaga 210 Pelabuhan Tanjung Priok menggunakan MV ICON JAMES II 13. Petikemas tersebut diketahui memuat arang bakau yang berasal dari Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, dan tidak dilengkapi dengan dokumen sah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dalam proses pemeriksaan yang dilakukan bersama unsur gabungan, ditemukan muatan arang bakau dengan total berat kurang lebih 74 ton. Seluruh rangkaian kegiatan pengawasan dan pembukaan kontainer dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku serta mengedepankan prinsip kehati-hatian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Corporate Secretary IPC TPK, Pramestie Wulandary, menyampaikan bahwa IPC TPK mendukung penuh langkah tegas aparat dalam menjaga keamanan pelabuhan dan kelestarian lingkungan.

“IPC TPK berkomitmen mendukung penuh TNI Angkatan Laut dan seluruh aparat penegak hukum dalam upaya mencegah dan menindak aktivitas ilegal di kawasan pelabuhan. Terminal petikemas bukan hanya simpul logistik, tetapi juga garda depan dalam menjaga kepatuhan hukum dan keberlanjutan lingkungan,” ujar Pramestie.

Ia menambahkan bahwa arang bakau merupakan hasil hutan mangrove yang memiliki fungsi ekologis penting dan pemanfaatannya harus mengikuti ketentuan yang berlaku.

“Kami memastikan seluruh kegiatan bongkar muat di lingkungan IPC TPK dilakukan sesuai regulasi. Sinergi lintas instansi menjadi kunci untuk menciptakan pelabuhan yang aman, tertib, dan berkelanjutan,” tambahnya.

Sebagai operator terminal petikemas, IPC TPK terus memperkuat koordinasi dengan TNI AL, aparat penegak hukum, serta instansi terkait lainnya dalam rangka menjaga integritas rantai logistik nasional dan mencegah penyalahgunaan fasilitas pelabuhan.

Ke depan, IPC TPK akan terus mendukung upaya pengawasan dan penegakan hukum sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam melindungi sumber daya alam serta mendukung tata kelola kepelabuhanan yang bertanggung jawab. (ire djafar)

Berita Terkait

IPC TPK Catat Kinerja Positif Bongkar Muat di Awal Tahun 2026
TPK Ternate Perkuat Budaya K3 melalui Safety Patrol dan Peninjauan Restricted Area
Peringati Bulan K3 Nasional 2026, TPK Perawang Perkuat Budaya Keselamatan Kerja
Lewat Program TJSL, IPC TPK Dorong Kampung Kopi Salipayak Jokoh Jadi Destinasi Kopi Unggulan Sumatera Selatan
Pacu Arus Peti Kemas, Pelindo Optimis Ekspor Indonesia Menguat di 2026
Pelindo Datangkan Alat Bongkar Muat Baru, Tingkatkan Layanan Terminal Peti Kemas
Pacu Kinerja 2026: IPC TPK Optimalisasi Layanan Terminal dan Perkuat Sinergi Melalui Berthing Window 2026
PTP Nonpetikemas Sabet INSAN PR INDONESIA 2026, Tegaskan Komunikasi Jadi Pilar Strategis

Berita Terkait

Sunday, 15 February 2026 - 15:01 WIB

IPC TPK Catat Kinerja Positif Bongkar Muat di Awal Tahun 2026

Sunday, 15 February 2026 - 14:33 WIB

TPK Ternate Perkuat Budaya K3 melalui Safety Patrol dan Peninjauan Restricted Area

Sunday, 15 February 2026 - 14:05 WIB

Peringati Bulan K3 Nasional 2026, TPK Perawang Perkuat Budaya Keselamatan Kerja

Sunday, 15 February 2026 - 13:30 WIB

Lewat Program TJSL, IPC TPK Dorong Kampung Kopi Salipayak Jokoh Jadi Destinasi Kopi Unggulan Sumatera Selatan

Sunday, 15 February 2026 - 13:19 WIB

Pacu Arus Peti Kemas, Pelindo Optimis Ekspor Indonesia Menguat di 2026

Berita Terbaru