Indonesia Jajaki Peluang Kerjasama Terkait Capacity Building dengan IMO dan MOWCA

- Pewarta

Wednesday, 10 July 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Kementerian Perhubungan dalam hal ini Direktorat Jenderal Perhubungan Laut senantiasa berupaya untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang transportasi laut, salah satunya dengan menjalin kerjasama terkait peningkatan Capacity Building dengan organisasi maritim internasional.

Hal ini diupayakan oleh Delegasi Indonesia yang menghadiri Sidang International Maritime Organization (IMO) Council 132 yang digelar di Markas Besar IMO di London, Inggris. Di sela-sela pelaksanaan sidang, Delegasi Indonesia yang diwakili oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Direktur Perkapalan dan Kepelautan, serta Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Laut beserta jajarannya, menyempatkan diri untuk mengatur pertemuan dengan Direktur Technical Cooperation and Implementation Division (TCID) IMO dan perwakilan dari Maritime Organization of West and Central Africa (MOWCA).

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Capt. Antoni Arif Priadi, mengungkapkan bahwa pertemuan dengan Direktur TCID IMO bertujuan untuk membahas penjajakan kerjasama kemitraan Indonesia dengan IMO terkait pelaksanaan training atau pelatihan capacity building.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menjajaki peluang partnership agreement dengan IMO yang nantinya akan dituangkan dalam bentuk MoU, sehingga nantinya ke depan Indonesia bukan lagi sebagai beneficiary, namun sebagai partner dalam pelaksanaan training atau pelatihan di bawah kerangka kerjasama teknis IMO,” jelas Antoni.

Menurutnya, partnership agreement ini dapat membawa manfaat bagi Indonesia karena nantinya proses pengusulan dan pelaksanaan training dapat berlangsung lebih efektif dan efisien.

Pada siang harinya, Delegasi Indonesia yang diwakili oleh Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Capt. Hendri Ginting didampingi oleh Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Laut, Dr. Ahmad melaksanakan pertemuan dengan perwakilan MOWCA untuk IMO, Mr. Bwala William.

Ginting mengungkapkan, pertemuan dengan MOWCA adalah untuk menjajaki peluang kerjasama terkait capacity building di bidang maritim bagi negara-negara Afrika Barat dan Tengah.

“Usulan kerja sama ini adalah wujud komitmen Indonesia untuk menunaikan janji pada saat kampanye pencalonan Indonesia sebagai anggota Dewan IMO 2024-2025 tahun lalu untuk memberikan pelatihan di bidang maritim kepada negara-negara di Afrika,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Laut, Dr. Ahmad mempresentasikan program-program pelatihan yang dimiliki oleh Lembaga Pendidikan maritim di bawah naungan PPSDM Perhubungan Laut.

“Pada prinsipnya, kami siap mendukung komitmen Indonesia untuk menyelenggarakan program pelatihan bagi negara-negara Afrika. Salah satu program yang akan kita laksanakan dalam waktu dekat ini adalah Training of Trainer (ToT) of IMO Model Course 6.09 untuk instruktur yang akan mengundang beberapa negara di Afrika, yaitu Tanzania, Malawi, Afrika Selatan, Kenya, Algeria, Sierra Leone,” tukas Ahmad.

Ahmad mengungkapkan, pertemuan ini kemudian akan ditindaklanjuti untuk membahas teknis pelaksanaan kerjasama yang lebih detail.

“Kami akan segera melaksanakan rapat dengan mengundang pihak-pihak terkait yang akan terlibat dalam pelaksanaan Training/Pelatihan, seperti internal Kementerian Perhubungan, MOWCA dan juga Nigerian Maritime Administration and Safety Agency (NIMASA),” tutupnya. (fa)

 

idj / idj

 

 

 

Berita Terkait

KM Dorolonda Mulai Layani Pelabuhan Donggala pada 31 Oktober 2026
PELNI Raih Penghargaan ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026 melalui Inovasi Daur Ulang Life Jacket
Dukung Kelancaran dan Kesejahteraan Buruh, Sektor Pelabuhan Tanjung Priok Bersatu Sosialisasi Program SINTA BIMA
Pelindo Dukung Digitalisasi Koperasi TKBM, Perkuat Tata kelola dan Keselamatan Kerja di Pelabuhan Tanjung Priok
PELNI dan BPH Migas Perkuat Tata Kelola JBT untuk Dukung Konektivitas Nasional
PELNI Salurkan Ribuan Life Jacket, Perkuat Keselamatan Masyarakat Pesisir
SIMOLI V2 dan Otomatisasi VTS Percepat Layanan Navigasi di Tanjung Priok
ABUPI dan BKI Perkuat Sinergi untuk Mendorong Kualitas dan Keselamatan Sektor Kepelabuhanan

Berita Terkait

Tuesday, 20 October 2026 - 12:54 WIB

KM Dorolonda Mulai Layani Pelabuhan Donggala pada 31 Oktober 2026

Monday, 19 October 2026 - 18:10 WIB

PELNI Raih Penghargaan ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026 melalui Inovasi Daur Ulang Life Jacket

Friday, 16 October 2026 - 10:31 WIB

Dukung Kelancaran dan Kesejahteraan Buruh, Sektor Pelabuhan Tanjung Priok Bersatu Sosialisasi Program SINTA BIMA

Wednesday, 14 October 2026 - 18:18 WIB

Pelindo Dukung Digitalisasi Koperasi TKBM, Perkuat Tata kelola dan Keselamatan Kerja di Pelabuhan Tanjung Priok

Friday, 9 October 2026 - 10:43 WIB

PELNI dan BPH Migas Perkuat Tata Kelola JBT untuk Dukung Konektivitas Nasional

Berita Terbaru