Kemenhub Ajak Gapasdap Perkuat Sinergi untuk Tingkatkan Pelayanan Transportasi Penyeberangan di Wilayah 3TP dan Kawasan Strategis Nasional

- Pewarta

Thursday, 12 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia — Dalam rangka meningkatkan pelayanan transportasi sungai, danau dan penyeberangan di wilayah Indonesia, Kementerian Perhubungan cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Darat mengajak Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau dan Ferry (Gapasdap) untuk bersinergi dan mendukung layanan angkutan penyeberangan di wilayah Terdepan, Terpencil, Terluar dan Perbatasan (3TP) dan kawasan strategis nasional.

Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Irjen Pol Risyapudin Nursin saat membacakan sambutan Menteri Perhubungan pada kegiatan Rakernas III Gapasdap Tahun 2024 di Yogyakarta, Rabu (11/9).

“Kami berharap Gapasdap selalu mendukung program-program pemerintah dalam memberikan pelayanan angkutan penyeberangan baik di wilayah 3TP, kawasan strategis nasional, kawasan ekonomi khusus juga kawasan pariwisata. Ke depan tantangan akan semakin besar maka kami minta Gapasdap untuk selalu siaga,” ungkap Dirjen Risyapudin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia melanjutkan tantangan terdekat adalah persiapan dalam penyelenggaraan Angkutan Natal dan Tahun Baru 2024/2025. Diperlukan suatu perencanaan infrastruktur (ketersediaan _buffer zone_, tambahan dermaga, dan pelabuhan perbantuan).

“Selain itu, diperlukan persiapan operasional terkait ketepatan jadwal kapal, kebijakan tarif dan koordinasi antar stakeholders. Kemudian penting untuk adanya aksi mitigasi antisipasi cuaca ekstrem dan gangguan teknis pada sarana dan prasarana,” paparnya.

Pada kesempatan ini Ia menegaskan para operator kapal juga harus mengutamakan aspek keselamatan dan keamanan pelayaran, pemenuhan standar pelayanan minimal dan konsisten memberikan pelayanan yang andal dan tepat waktu.

Di samping itu, pihaknya berharap Gapasdap dapat berperan aktif dalam berkoordinasi dan berkolaborasi untuk mewujudkan transportasi Indonesia yang bebas dari kendaraan _Over Loading Over Dimension_ (ODOL).

“Walaupun Gapasdap berada dalam hilir penangan permasalahan kendaraan ODOL, Gapasdap juga harus turut berperan aktif dalam penyelesaian masalah mendesak ini,” lanjutnya.

Ke depan, pelayanan transportasi di Indonesia termasuk moda angkutan transportasi angkutan sungai, danau dan penyeberangan ini diutamakan berbasis teknologi.

“Teknologi merupakan suatu keharusan dalam rangka menciptakan kecepatan pelayanan serta mengedepankan transparansi dan akuntabel,” imbuhnya.

Pada kegiatan ini, Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada Gapasdap yang telah membangun, menghidupkan, memajukan dan mendukung kegiatan penyelenggaraan angkutan penyeberangan di Indonesia.

“Gapasdap berkontribusi dalam mengoperasikan sebanyak kurang lebih 346 unit kapal penyeberangan di 305 lintasan di seluruh Indonesia serta menghidupkan perekonomian dengan menyediakan layanan yang _reliable_ dan teratur sehingga distribusi logistik berjalan lancar dan menjaga stabilitas harga bahan pokok,” tambahnya.

Ia berharap seluruh pihak di dalam internal Gapasdap dapat meningkatkan keharmonisan dan kolaborasi sehingga dapat meningkatkan kinerja dan pelayanan di sektor transportasi SDP.

Turut hadir pada kegiatan ini Ketua KNKT, Soejanto Tjahjono, Kepala BPKN, Mufti Mubarok, Ketua Dewan Penasehat DPP Gapasdap, Bambang Harjo Soekartono, Ketua Umum DPP Gapasdap, Khoiri Sutomo, serta _stakeholder_ terkait. (ire djafar)

Berita Terkait

Gelombang Kedua, KM Tidar Turunkan Barang Bantuan di Pelabuhan Lorens Say Maumere
Gelombang Kedua, Kapal PELNI Angkut Ratusan Ton Barang Bantuan ke NTT
Perkuat Tata Kelola BBM, PELNI Bersama KPK Pantau Proses Bunkering Kapal Perintis
Jejak Panjang Pengabdian Andi Hartono, dari Kantor Pusat hingga Menjaga Keselamatan Pelayaran di Makassar
Pascagempa NTT, Kemenhub Optimalkan Transportasi Laut untuk Distribusi Bantuan Kemanusiaan
Angkut Bantuan, Kemenhub Berikan Potongan Harga 100 Persen Tarif Muatan Barang di Kapal PELNI
KM Tidar Tiba di Maumere, Bawa Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
KM Tidar Kirimkan Barang Bantuan TJSL PELNI Group

Berita Terkait

Saturday, 29 August 2026 - 18:10 WIB

Gelombang Kedua, Kapal PELNI Angkut Ratusan Ton Barang Bantuan ke NTT

Friday, 28 August 2026 - 21:26 WIB

Perkuat Tata Kelola BBM, PELNI Bersama KPK Pantau Proses Bunkering Kapal Perintis

Wednesday, 26 August 2026 - 20:28 WIB

Jejak Panjang Pengabdian Andi Hartono, dari Kantor Pusat hingga Menjaga Keselamatan Pelayaran di Makassar

Friday, 21 August 2026 - 21:54 WIB

Pascagempa NTT, Kemenhub Optimalkan Transportasi Laut untuk Distribusi Bantuan Kemanusiaan

Friday, 21 August 2026 - 10:10 WIB

Angkut Bantuan, Kemenhub Berikan Potongan Harga 100 Persen Tarif Muatan Barang di Kapal PELNI

Berita Terbaru